penginapan murah di jalan sosrowijayan yogyakarta
InformasiHotel Murah di Jogja baik Hotel Melati di Jogja, Bintang maupun Hotel Dekat Malioboro dan berbagai informasi wisata di jogja lainnya Home / penginapan murah di jogja / Hotel Murah di Jogja. Hotel Murah di Jogja. Posted by Unknown Minggu, 13 Januari 2013 0 komentar Alamat: Jl Sosrowijayan 78 Yogyakarta. Telp. : (0274) 565057
Hotelyg berjarak 100 meter menurut jalan Malioboro, berada di Jalan Sosrowijayan No. 23-25, Sosromenduran, Gedong Tengen, Yogyakarta. Harga: Dengan lokasi yang sangat strategis ini, Malioboro Inn Hotel mempunyai harga homogen-rata sewa per malam kurang lebih Rp500 ribu, buat tipe kamar Deluxe Room 2 Twin Bed, & telah free breakfast.
Alamat Jln.Sosrowijayan No.09, Gedong Tengen, Yogyakarta Map: KlikDisini Kontak: (0274)587 659 Harga Mulai: Rp.75.000. Salah satu penginapan favorit para pelancong kota Jogja adalah Indonesia Hotel yang terletak di jalan Sosrowijayan daerah Gedong Tengen, dimana harga sewanya per malam hanya dibanderol sekitar 75 ribuan saja. 13. Hotel Kristina
Andaingin menginap di kota Jogja, tidak usah bingung apalagi frustasi karena banyak penginapan semuanya ada tersebar dari tengah sampai pojok kota Jogja mulai kelas homestay, guest house, losmen, hotel melati, hotel berbintang dan apartement. JAYA LOSMEN – Kp Sosrowijayan Wetan Bl GT-1/79 YOGYAKARTA(0274) 515055. Tips Cara
Nah itulah beberapa penginapan murah di Jogja dibawah 100 ribu an yang rekomended banget buat backpacker atau traveller dengan budget yang pas-pasan.Sekian, semoga artikel badrul mozila kali ini (Penginapan Murah di Jogja dibawah 100 ribu Terbaru) dapat membantu teman-teman backpackermaupun traveller yang akan berlibur ke
Site De Rencontre Gratuit Pour Africains. Penginapan di Jl. Sosrowijayan YogyakartaJl. Sosrowijayan adalah salah satu daerah wisata yang terkenal di Yogyakarta. Selain terdapat banyak kuliner, ada pula banyak penginapan yang bisa dipilih untuk menginap. Berikut adalah 10 penginapan di Jl. Sosrowijayan yang bisa menjadi pilihan Anda. 1. The Packer Lodge Alamat Jl. Sosrowijayan No. 49B, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6281229866841Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchen, terraceKelebihan Lokasi strategis, dekat dengan makanan malam, kenyamanan kamarKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Taman Pintar Yogyakarta, Tugu YogyakartaOrang juga tanya Apakah tersedia ruang parkir? 2. Losmanos Hostel Alamat Jl. Sosrowijayan No. 36, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6282237386088Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchen, terraceKelebihan Dekat dengan makanan malam, kenyamanan kamarKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Malioboro MallOrang juga tanya Apakah bisa late check-in? 3. Puri Pangeran Hotel Yogyakarta Alamat Jl. Sosrowijayan No. 71, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +62274256555Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, restaurant, swimming poolKelebihan Fasilitas lengkap, kenyamanan kamar, dekat dengan makanan malamKekurangan Harga sedikit mahalTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Pasar BeringharjoOrang juga tanya Apakah bisa pesan makanan halal? 4. Yogyakarta BnB Alamat Jl. Sosrowijayan Wetan No. 5, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6281229038777Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchen, terraceKelebihan Harga terjangkau, lokasi strategis, dekat dengan makanan malamKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Malioboro MallOrang juga tanya Apakah bisa laundry kiloan? 5. Ostic House Hostel Alamat Jl. Sosrowijayan No. 45, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6281229120033Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchen, terraceKelebihan Dekat dengan makanan malam, kenyamanan kamarKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Taman Pintar YogyakartaOrang juga tanya Apakah ada penitipan bagasi? 6. The Cabin Hotel Alamat Jl. Sosrowijayan No. 81, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6281392145535Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, restaurantKelebihan Fasilitas lengkap, kenyamanan kamar, dekat dengan makanan malamKekurangan Harga sedikit mahalTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Pasar BeringharjoOrang juga tanya Apakah tersedia fasilitas pijat? 7. Otu Hostel Alamat Jl. Sosrowijayan No. 93, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +628112634160Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchen, terraceKelebihan Harga terjangkau, lokasi strategis, dekat dengan makanan malamKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Taman Pintar YogyakartaOrang juga tanya Apakah bisa pesan makanan halal? 8. Hotel Diana Jogja Alamat Jl. Sosrowijayan No. 18, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +62274352888Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, restaurantKelebihan Fasilitas lengkap, kenyamanan kamar, dekat dengan makanan malamKekurangan Harga sedikit mahalTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Malioboro MallOrang juga tanya Apakah tersedia fasilitas parkir? 9. Hotel Bromo Alamat Jl. Sosrowijayan No. 37, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +62274545544Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, restaurantKelebihan Fasilitas lengkap, kenyamanan kamar, dekat dengan makanan malamKekurangan Harga sedikit mahalTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Pasar BeringharjoOrang juga tanya Apakah ada fasilitas pijat di hotel? 10. AB Mall Homestay Alamat Jl. Sosrowijayan No. 37D, Sosromenduran, Gedongtengen, YogyakartaNomor telepon +6281229168881Fasilitas AC, hot shower, free Wi-Fi, shared kitchenKelebihan Harga terjangkau, lokasi strategis, dekat dengan makanan malamKekurangan Kamar mandi bersamaTempat terdekat Tugu Yogyakarta, Malioboro MallOrang juga tanya Apakah bisa check-in lebih awal?
Loncat ke konten kartika hotel - Berlangganan gratis untuk mendapatkan penawaran wisata menarik dari Dismiss Allow Notifications
Jalan Sosrowijayan sumber Sosrowijayan, jalan, yogyakarta, yogya, jogja, penginapan, hotel, di, strategis, dekat, malioboro, sarkem, pasar kembang, stasiun tugu, keraton, kraton, wisata, homestay, merbabu, indonesia, murah, dagen, siti, gloria
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di dengan judul "Sosrowijayan, Surga Penginapan Murah Meriah di Jantung Yogyakarta Menginap murah meriah di Yogyakarta tidak hanya sekadar wacana, karena di Sosrowijayan semuanya bisa jadi murah meriah di Yogyakarta tidak hanya sekadar wacana, karena di Sosrowijayan semuanya bisa jadi nyata. Berlibur ke Yogyakarta tentu menjadi salah satu tujuan utama bagi banyak pelancong untuk menghabiskan waktu luang mereka. Atraksi pariwisata budaya yang beragam, tempat-tempat ikonik yang kaya akan nilai sejarah, harga makanan murah meriah, dan keramahtamahan penduduknya membuat Yogyakarta selalu istimewa di mata dan hati semua pelancong, tidak peduli pelancong domestik atau pelancong luar negeri. Meskipun Yogyakarta tidak masuk ke dalam kategori destinasi wisata super prioritas yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, namun kita dapat melihat sendiri bahwa Yogyakarta selalu memiliki magnet kuat yang mampu menarik para pelancong untuk kembali lagi dan lagi. Yogyakarta selalu menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, namun ada satu permasalahan dasar yang harus dihadapi oleh setiap pelancong, yakni terbatasnya tempat dan kamar penginapan, khususnya tempat penginapan murah meriah. Sebagai kota wisata, Yogyakarta tentu memiliki begitu banyak tempat penginapan murah meriah. Sayangnya, tempat-tempat penginapan murah meriah yang banyak tersebar di seluruh penjuru kota Yogyakarta sering kali sudah dipesan jauh-jauh hari oleh para pelancong sebelum masa liburan tiba. Meski ada pula hotel-hotel berbintang yang menawarkan kamar dengan variasi harga cukup terjangkau, namun pembaca tentunya akan merogoh kocek lebih dalam untuk bisa mendapatkan kamar tersebut, karena adanya biaya tambahan yang dikenakan. Bagi pembaca yang ingin berlibur ke Yogyakarta dengan budget terbatas dan ingin mendapatkan tempat penginapan murah meriah, pembaca wajib sekali berkunjung dan menjajal penginapan yang berlokasi di sepanjang jalan Sosrowijayan, tepatnya ada di gang Sosrowijayan I dan II. Menginap di Sosrowijayan barangkali dapat menjadi pilihan terbaik, sebab berlokasi tepat sekali di tengah kota dan harganya murah meriah. Gambaran Lokasi Gang Sosrowijayan Jalan Sosrowijayan merupakan salah satu jalan besar yang bersebelahan dengan jalan utama Malioboro. Tidak sulit untuk menemukan Jalan Sosrowijayan, pembaca hanya perlu berjalan kaki sekitar 200 meter dari papan nama jalan Malioboro menuju ke arah Selatan atau menuju ke arah Keraton Yogyakarta. Begitu pembaca menemukan gapura besi berwarna hijau pembaca tinggal belok kanan dan sudah sampai di Jalan Sosrowijayan. Dari Jalan Sosrowijayan menuju gang Sosrowijayan, pembaca dapat bertanya pada masyarakat setempat atau berjalan kaki sambil terus melihat ke arah kanan, karena kedua gang tersebut berada tepat di sebelah kanan jalan. Ketika sudah menemukan dua buah gang yang terdapat papan peringatan bertuliskan "HARAP TURUN DARI KENDARAAN!", itu artinya sudah sampai di tempat tujuan. Thomas Panji Papan peraturan bertuliskan Harap Turun dari Kendaraan di mulut gang Sosrowijayan I dan II sejak dahulu memang sangat terkenal dengan tempat penginapannya. Memiliki ciri khas berupa sederet tempat penginapan atau hotel kecil, gang Sosrowijayan pertama dan kedua sejak dahulu dikenal sebagai surga penginapan murah meriah. Harga yang ditawarkan untuk menginap satu malam yakni berkisar mulai dari Rp hingga Rp Tidak hanya menyediakan tempat penginapan yang beragam dan murah meriah saja, namun gang Sosrowijayan I dan II pun juga memiliki berbagai fasilitas turisme yang cukup lengkap. Di sana terdapat warung kelontong yang menjajakan minuman dingin, restoran kecil, tempat laundry, toko buku, kafe, dan bahkan tempat penyewaan motor serta mobil bagi para turis. Peraturan Mematikan Mesin Kendaraan di Gang Sosrowijayan Ada aturan unik bagi siapa saja yang ingin masuk ke gang Sosrowijayan I dan II, yakni harus mematikan mesin kendaraan. Apa sebabnya hingga aturan ini diberlakukan di gang yang dipenuhi penginapan itu? Beruntung sekali saya berkesempatan untuk bertanya secara langsung dengan Noi 42, Ketua RT 08 gang Sosrowijayan I. Noi bercerita bahwa pada awalnya peraturan tersebut dibuat karena ada kejadian masa lalu yang kurang mengenakkan. Sekitar tahun 1970-1980-an pernah ada sebuah insiden tabrak lari yang menewaskan seorang anak kecil di gang Sosrowijayan I. Atas kejadian itu, ketua Rukun Tetangga RT saat itu langsung memutuskan untuk membuat sebuah peraturan lingkungan yang tidak memperbolehkan motor melintasi gang dengan mesin menyala. "Karena kejadian itu, kan, kami ya sepakat kalau motor harus turun dan dituntun, Mas, supaya kejadian yang dulu-dulu itu gak terjadi lagi besok-besok," tutur Noi. Noi juga menjelaskan bahwa jalan gang yang dibangun di lingkungannya memang awalnya tidak diperuntukan untuk dilalui sepeda peraturan tersebut memang seharusnya ada, sebab jalan di kedua gang Sosrowijayan terlalu kecil dan akan sulit untuk berbagi ruang bagi kedua sepeda motor yang akan melintas. Selain itu, padatnya orang seperti turis dan anak kecil membuat ruang kendaraan bermotor pun juga semakin terbatas. Meski sepeda motor tidak diperkenankan untuk lewat dalam keadaan mesin menyala, namun bagi wisatawan yang ingin melewati gang dengan sepeda masih diperbolehkan. Akan tetapi dengan catatan sepeda yang dikendarai harus dibawa dalam kecepatan yang pelan dan tidak membahayakan orang-orang yang berjalan. Di sela wawancara dan bincang santai dengan Noi, saya mendapatkan fakta menarik dari Noi selaku ketua RT, bahwa ternyata jumlah penduduk asli yang lahir dan besar di Sosrowijayan jauh lebih sedikit daripada penduduk yang datang ke Sosrowijayan untuk berbisnis tempat penginapan. Selaku penduduk asli Sosrowijayan, Noi bercerita jika Sosrowijayan hanya menjadi tempat mencari nafkah, sedangkan penduduk aslinya tersebar ke berbagai penjuru Yogyakarta. Noi menjelaskan, alasan ini muncul karena tingginya biaya hidup di Sosrowijayan, mengingat bahwa Sosrowijayan termasuk dalam satu kawasan Malioboro. Thomas Panji Toko buku Boomerang, salah satu tujuan wisata yang ada di dalam Gang Sosrowijayan, juga menjelaskan jika penduduk yang tinggal di Sosrowijayan adalah mereka yang menjadi karyawan di tempat penginapan, restoran, tempat laundry, toko buku atau mereka yang memang memiliki rumah dan menjadi pedagang di Malioboro. "Jadi kalau yang tinggal di sini tuh, Mas, kebanyakan karyawan aja. Di sini, kan, terlalu sempit dan kalau dipakai sekalian jadi tempat tinggal takutnya, kan, gak cukup untuk nampung wisatawan yang mau nginep," tutur Noi. Riwayat Gang Sosrowijayan Setelah puas berbincang dengan Noi, Saya secara tidak sengaja bertemu dengan salah satu pemilik tempat penginapan, Soeharto 58. Soeharto adalah satu dari sekian banyak pelaku usaha penginapan yang ada di gang Sosrowijayan I. Tempat penginapan miliknya bernama Rejeki Guest House. Dengan senang hati, ia berbagi kisah dan pengalaman bisnis penginapan serta keadaan ketika gang Sosrowijayan I dan II memasuki puncak masa-masa jayanya. Soeharto bercerita bahwa dahulu Jalan Sosrowijayan dan gang Sosrowijayan pada dasarnya tidak hanya menjadi tempat yang populer karena tempat penginapan murah meriah, melainkan juga menjadi kampung internasional. Hal itu dikarenakan banyaknya turis asing dari berbagai negara yang datang untuk merasakan pengalaman berlibur anti-mainstream. Soeharto menjelaskan bahwa banyak di antara mereka yang makan seperti orang lokal di pinggir jalan dan mencoba kebiasaan orang-orang lokal. Dengan demikian, perlahan mulai muncul juga tempat penginapan lainnya untuk mengakomodir kebutuhan para turis ketika memasuki waktu tertentu seperti libur musim panas atau musim dingin. Soeharto juga paham betul kapan waktu berkunjung para turis mancanegara. Menurutnya, saat memasuki awal bulan Maret dan menuju pertengahan September turis asal Perancis banyak menginap di hotelnya. Sementara sekitar bulan September hingga Februari banyak didominasi oleh turis asal Australia, Inggris, dan Kanada. Berkat pengalaman dan pengetahuan ini, Soeharto mengungkapkan bahwa hampir seluruh penduduk di kedua gang Sosrowijayan pun beradaptasi dengan karakteristik turis yang berkunjung. Alhasil, Soeharto dan penduduk lainnya bisa menyesuaikan selera makan, pelayanan hotel, buku panduan perjalanan, hingga hal-hal lainnya bagi turis asing sesuai waktu kedatangan mereka. "Ya itu tadi, Mas, kalau misalnya ini bulan Maret berarti akan ada banyak orang Perancis yang datang sampai bulan September pertengahan. Otomatis juga tema dari kampung kita akan disesuaikan, mulai dari makanan, pelayanannya hingga hal-hal lainnya," tutur Soeharto. Meski begitu, masa-masa jaya itu telah redup. Soeharto mengakui bahwa hari ini kebanyakan wisatawan yang datang adalah wisatawan domestik yang selalu memadati guest house-nya pada saat musim liburan tiba. Soeharto juga mengakui jika dirinya tetap senang dan bersyukur karena masih banyak orang yang antusias dengan kehadiran gang Sosrowijayan sebagai destinasi pariwisata. Namun, saat pandemi Covid-19 berlangsung selama kurang lebih dua tahun lamanya, Soeharto bercerita jika keadaan tersebut sangat-sangat memukul usaha penginapannya. Pada masa itu Soeharto hanya bisa pasrah dan berharap keadaan segera membaik. Soeharto menjelaskan jika dirinya sempat menutup usaha penginapannya selama setahun dan memilih usaha lain untuk menyambung hidup serta membayar gaji karyawannya. Dari kejadian tersebut, di tahun 2022 ini Soeharto berharap jika keadaan dapat kembali seperti sedia kala, di mana ada begitu banyak wisatawan domestik yang mulai berani untuk merencanakan liburan dan tidur di usaha penginapannya. Soeharto juga berharap jika Sosrowijayan mendapatkan perhatian dari pemerintah kota untuk menghidupkan kembali jati dirinya sebagai salah satu tempat wisata internasional yang ramah turis asing. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Jika Anda sedang mencari akomodasi murah dan nyaman di Yogyakarta, Rajawali Guesthouse bisa menjadi pilihan yang tepat. Lokasinya yang strategis di Jalan Sosrowijayan, dekat dengan pusat kota dan tempat wisata, membuat penginapan ini menjadi favorit para backpacker dan wisatawan budget. Alamat dan Nomor Telepon Rajawali Guesthouse terletak di Jalan Sosrowijayan No. 27, Yogyakarta. Untuk reservasi, Anda bisa menghubungi nomor telepon +62 274 515031 atau +62 08122717730. Fasilitas Kamar Rajawali Guesthouse memiliki 12 kamar yang terdiri dari tipe kamar double, twin, dan triple. Setiap kamar dilengkapi dengan AC, kipas angin, kamar mandi dalam, dan TV. Selain itu, tamu juga bisa menikmati fasilitas gratis seperti Wi-Fi, air minum, dan sarapan pagi. Fasilitas Umum Di Rajawali Guesthouse, Anda juga bisa menikmati fasilitas umum seperti ruang tamu yang luas, teras yang asri, dapur bersama, dan area parkir yang aman. Jika Anda ingin menjelajahi kota Yogyakarta, Anda bisa memanfaatkan layanan sewa motor atau mobil yang disediakan oleh penginapan ini. Lokasi Strategis Rajawali Guesthouse terletak di jantung kota Yogyakarta, sehingga mudah untuk menjangkau tempat-tempat wisata populer seperti Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Malioboro, dan Pasar Beringharjo. Jika Anda ingin mencicipi kuliner khas Jogja, Anda bisa berjalan kaki ke Jalan Malioboro yang terkenal dengan jajanan khasnya. Harga Terjangkau Selain lokasi yang strategis dan fasilitas yang memadai, harga menginap di Rajawali Guesthouse juga sangat terjangkau. Untuk kamar double atau twin, tarifnya mulai dari Rp per malam, sedangkan untuk kamar triple, tarifnya mulai dari Rp per malam. Harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang. Pertanyaan yang Sering Diajukan Q Apakah Rajawali Guesthouse menyediakan layanan antar-jemput dari bandara? A Ya, penginapan ini menyediakan layanan antar-jemput dari bandara dengan biaya tambahan. Q Apakah Rajawali Guesthouse bisa mengatur tur dan tiket masuk ke tempat wisata? A Ya, penginapan ini bisa membantu mengatur tur dan tiket masuk ke tempat wisata. Silakan hubungi resepsionis untuk informasi lebih lanjut.
penginapan murah di jalan sosrowijayan yogyakarta